Selamat Datang di

Program Kepemimpinan Keberlanjutan

Periksa kurikulum pembelajaran
untuk setiap kelas yang tersedia
di Sekolah Keberlanjutan!

Terdapat 33 dosen profesional
yang terdiri dari tim Pusat SDGs, tim ahli,
dan ahli tematik.

Klik di sini untuk mengunduh materi kelas Anda
dan mulai perjalanan Anda menuju
masa depan yang lebih hijau hari ini!

Revolusikan pengetahuan Anda
tentang keberlanjutan dengan
metode inovatif kami!

Bergabunglah dengan komunitas kami yang terdiri
dari para pejuang keberlanjutan yang bersemangat
dan berikan dampak nyata hari ini!

Temukan momen-momen inisiatif
keberlanjutan kami! Lihat bagaimana
kita bersama-sama membuat perbedaan.

Tujuan Kami

Kerangka kerja komprehensif yang dirancang untuk menciptakan
dampak nyata melalui keunggulan akademis dan lapangan.

Tentang SoS

Sekolah Keberlanjutan (SoS) merupakan bagian dari upaya Universitas Diponegoro untuk mewujudkan visi dan misi menjadi universitas riset yang unggul serta universitas yang bermanfaat dan bermartabat, dengan berkontribusi
pada:

  1. Pengentasan kemiskinan,
  2. Pendidikan berkualitas,
  3. GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial),
  4. Aksi iklim.

SoS kami

Tujuan dari Sekolah Keberlanjutan (SoS) adalah untuk mengarusutamakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh individu, organisasi, dan masyarakat guna membentuk para pemimpin dan profesional yang mampu berkontribusi dan memberikan solusi untuk tata kelola lingkungan, sosial, ekonomi,
dan berkelanjutan.

Sekolah Keberlanjutan (SoS) adalah pusat pembelajaran non-gelar yang dikoordinasikan oleh Pusat SDGs Universitas Diponegoro. Fokusnya adalah mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam keberlanjutan melalui metode pembelajaran interaktif dan berbasis pengalaman.
Pembelajaran berlangsung di dalam dan di luar ruangan, termasuk kerja lapangan dan laboratorium alam. Kurikulum menekankan praktik terbaik, pelajaran yang dipetik dari pengalaman nyata,
dan pembelajaran langsung di alam melalui laboratorium hidup.

Kurikulum

Kerangka kerja komprehensif yang dirancang untuk menciptakan
dampak nyata melalui keunggulan akademis dan lapangan.

Kurikulum Sekolah Keberlanjutan dirancang untuk membangun kesadaran dan tindakan lintas generasi dan sektor. Kurikulum ini menawarkan tiga kelas utama: program 2 hari untuk mahasiswa dan siswa SMA tentang Dampak Perubahan Iklim Mitigasi dan Adaptasi, SDGs, dan Dampak Sosial-Lingkungan;program 2 hari untuk guru dan dosen berjudul Memberdayakan Pendidik untuk Mendorong SDGs dalam Pendidikan;dan program perusahaan 3 hari, Bootcamp Kepemimpinan Keberlanjutan Perusahaan,yang membekali para pemimpin bisnis dengan strategi berkelanjutan untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang positif.

Target, Hasil, Tujuan

Kerangka kerja komprehensif yang dirancang untuk menciptakan
dampak nyata melalui keunggulan akademis dan lapangan.

Kurikulum Sekolah Keberlanjutan ini adalah inisiatif strategis dari Pusat SDGs Universitas Diponegoro untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, dan ketidaksetaraan sosial. Tujuannya adalah untuk membina para pemimpin masa depan yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan masyarakat. Lebih dari sekadar pusat pembelajaran, SDGs berfungsi sebagai platform untuk aksi dan inovasi di dunia nyata memperkuat komitmen UNDIP untuk membangun Indonesia yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Program ini juga memperkuat posisi Universitas Diponegoro dalam peringkat keberlanjutan global, termasuk QS World University Rankings: Sustainability, THE Impact Rankings, dan UI GreenMetric. Melalui fokusnya pada pendidikan, aksi lingkungan, dan kemitraan, Sekolah Keberlanjutan meningkatkan kontribusi UNDIP terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 13 (Aksi Iklim), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan). Dilaksanakan setiap bulan selama 2–5 hari, program ini melibatkan beragam peserta—mulai dari mahasiswa, pendidik, dan pemerintah daerah hingga industri dan LSM—menggabungkan pembelajaran teoretis dengan praktik terbaik dan pendekatan berbasis studi kasus untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang nyata.

Acara Mendatang

Mahasiswa & Siswa SMA

Days
Hours
Minutes
Seconds

Buletin Sekolah