SLP Target
SoS Target, Hasil, Tujuan
Dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, dan ketidaksetaraan sosial, Sekolah Keberlanjutan merupakan inisiatif strategis dari Pusat SDGs Universitas Diponegoro untuk mengembangkan generasi pemimpin masa depan yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan masyarakat, Sekolah Keberlanjutan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran tetapi juga sebagai platform untuk mendorong tindakan nyata dalam mengatasi masalah-masalah sosial. Dengan pendekatan inovatifnya, inisiatif ini merupakan langkah nyata bagi UNDIP untuk menjadi lebih bermanfaat dalam mendukung pencapaian visi Indonesia untuk masa depan yang lebih hijau, lebih inklusif, dan lebih berkelanjutan.
Fakultas Keberlanjutan juga memainkan peran strategis dalam meningkatkan reputasi Universitas Diponegoro dalam berbagai peringkat internasional berbasis keberlanjutan, seperti
- Peringkat Universitas Dunia QS: Keberlanjutan,
- Times Higher Education (THE) Impact Rankings, dan
- Peringkat Universitas Dunia UI GreenMetric.
Dalam QS World University Rankings: SUSTAINABILITY, program ini mendukung pencapaian dalam indikator Dampak Lingkungan, yang mencakup manajemen energi, emisi karbon, dan konservasi sumber daya, serta Dampak Sosial, yang menilai kontribusi universitas terhadap pendidikan inklusif, kesejahteraan masyarakat, dan keterlibatan komunitas.
Dalam Peringkat Universitas Dunia: PERINGKAT DAMPAK, Sekolah Keberlanjutan memperkuat kinerja UNDIP pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 13 (Aksi Iklim), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui inisiatif pendidikan yang terukur dan kemitraan global.
Di sisi lain, Peringkat Universitas Dunia UI GreenMetric mengukur kinerja universitas berdasarkan kategori seperti infrastruktur hijau, pengelolaan energi dan limbah, konservasi air, transportasi berkelanjutan, serta pendidikan dan penelitian keberlanjutan. Sekolah Keberlanjutan secara aktif mendukung indikator-indikator ini dengan mempromosikan praktik ramah lingkungan di kampus, memfasilitasi penelitian berbasis keberlanjutan, dan mengembangkan program pendidikan yang berfokus pada solusi hijau.
Melalui implementasi Sekolah Keberlanjutan, Pusat SDGs Universitas Diponegoro berkomitmen untuk mendukung Universitas Diponegoro dalam memberikan kontribusi nyata untuk mengatasi tantangan global. Inisiatif ini mencerminkan dedikasi UNDIP untuk mengembangkan generasi yang mampu mengintegrasikan teori dan praktik untuk menciptakan dampak positif pada masyarakat luas.
Sekolah Keberlanjutan diadakan setiap bulan selama 2-5 hari, menargetkan kelompok peserta tertentu. Sekolah ini menggabungkan model pembelajaran teoretis dengan praktik terbaik berdasarkan studi kasus tematik. Peserta yang ditargetkan adalah sebagai berikut:
- Masyarakat
- Mahasiswa
- Dosen
- Siswa SMA/Sederajat
- Pendidik (Guru)
- Pemerintah Provinsi atau Distrik/Kota
- Bisnis dan Industri (DUDI)
- Organisasi Non-Pemerintah/LSM
- Lembaga Eksekutif (Kementerian/Lembaga/Badan)
- Lembaga Legislatif (DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota)