{"id":37340,"date":"2025-06-21T10:47:00","date_gmt":"2025-06-21T03:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/?p=37340"},"modified":"2025-07-22T11:25:51","modified_gmt":"2025-07-22T04:25:51","slug":"kkn-tematik-sdgs-undip-menguatkan-potensi-anak-pesisir-desa-tambakbulusan-melalui-program-sekolah-sehat-cerdas-dan-tangguh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/2025\/06\/21\/kkn-tematik-sdgs-undip-menguatkan-potensi-anak-pesisir-desa-tambakbulusan-melalui-program-sekolah-sehat-cerdas-dan-tangguh\/","title":{"rendered":"KKN Tematik SDGs UNDIP: Menguatkan Potensi Anak Pesisir Desa Tambakbulusan melalui Program \u201cSekolah Sehat, Cerdas, dan Tangguh\u201d"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Demak, 21 Juni 2025<\/strong> \u2014 Mahasiswa Universitas Diponegoro melalui kegiatan KKN Tematik SDGs telah melaksanakan Program Multidisiplin 1 bertajuk \u201cSekolah Sehat, Cerdas, dan Tangguh: Menguatkan Potensi Anak Pesisir Desa Tambakbulusan.\u201d Program ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap tantangan multidimensional yang dihadapi anak-anak di wilayah pesisir, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan sosial<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desa Tambakbulusan, yang berada di wilayah pesisir utara Kabupaten Demak, dipilih sebagai lokasi program karena tingginya urgensi penanganan isu-isu perkembangan anak. Keterbatasan akses layanan kesehatan, sarana pendidikan yang terbatas, serta ancaman bencana alam menjadikan anak-anak pesisir membutuhkan perhatian khusus agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif iDBU-35 (Iptek Bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro) dengan tema \u201cPeningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pembibitan Mangrove Menggunakan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Rehabilitasi Kerusakan di Wilayah Pesisir Kabupaten Demak.\u201d Program diselenggarakan dengan bimbingan dosen dari berbagai bidang keilmuan, yakni:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u25cf Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, S.T., M.Si.<br>\u25cf Prof. Dr. Ir. Erni Setyowati, M.T.<br>\u25cf Prof. Dr. Diana Nur Afifah, S.TP., M.Si.<br>\u25cf Dessy Ariyanti, S.T., M.T., Ph.D.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan bimbingan para dosen tersebut, program ini dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa lintas jurusan yang tergabung dalam satu tim kolaboratif. Mereka adalah Axelle Hang-Arna Prianto (FK), Aqiela Hilfi Ahmedan (FKM), Karina Citra Kumari (FSM), Dhia Salsabila Anintya Santosa (FPIK), Annisa Qintari (FEB), Mohammad Bilal Nurul Azmy (FK), Ray Steven Santosa (FK), Muhammad Satya Imantaka (FPIK), Ananda Rafi Ezzatya Lazuardi (FPIK), dan Nichi Sidiq Airianto (FPIK). Dengan latar belakang akademik yang beragam, kesepuluh mahasiswa ini bersatu dalam satu semangat: membawa perubahan positif dan berkelanjutan bagi anak-anak pesisir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kegiatan Holistik untuk Anak Pesisir<\/strong><br>Serangkaian program edukatif dan pemberdayaan telah dirancang untuk membekali anak-anak dengan keterampilan hidup yang esensial. Beberapa kegiatan unggulan yang berhasil dilaksanakan antara lain:<br>\u25cf Sosialisasi Kesehatan Reproduksi<br>\u25cf Skrining Kesehatan Mental menggunakan DASS-21<br>\u25cf Workshop Pengenalan Data<br>\u25cf Penyuluhan Motivasi Pendidikan untuk Pelajar SMK<br>\u25cf Simulasi Mini Market Pintar di SDN 01 Tambakbulusan<br>\u25cf Edukasi Pencegahan NAPZA dan Rokok<br>\u25cf Sosialisasi Gizi Seimbang dan Kebersihan Diri<br>\u25cf Edukasi Mitigasi Bencana Pesisir<br>\u25cf Pengenalan Biota Laut dan Potensi Ekonomi<br>\u25cf Edukasi dan Konservasi Mangrove<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kolaborasi untuk Masa Depan Inklusif<\/strong><br>Program ini dirancang tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga melibatkan peran aktif guru, orang tua, dan masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan membentuk ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, serta memperkuat ketahanan komunitas pesisir dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs), program ini berkontribusi pada tujuan No. 3 (Kesehatan yang Baik), No. 4 (Pendidikan Berkualitas), No. 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan No. 14\u201315 (Ekosistem Laut dan Darat). Dengan semangat &#8220;Sekolah Sehat, Cerdas, dan Tangguh&#8221;, Desa Tambakbulusan diharapkan dapat menjadi teladan bagi desa pesisir lainnya dalam membentuk generasi masa depan yang lebih tangguh, berdaya saing, dan berkarakter. Peringatan Hari Pancasila di SDN Tambakbulusan 02 menjadi momen penting yang memperkuat karakter dan kecintaan siswa terhadap tanah air mereka karena semangat nasionalisme, gotong royong, dan kebersamaan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak, 21 Juni 2025 \u2014 Mahasiswa Universitas Diponegoro melalui kegiatan KKN Tematik SDGs telah melaksanakan Program Multidisiplin 1 bertajuk \u201cSekolah Sehat, Cerdas, dan Tangguh: Menguatkan Potensi Anak Pesisir Desa Tambakbulusan.\u201d Program ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap tantangan multidimensional yang dihadapi anak-anak di wilayah pesisir, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":37353,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"fifu_image_url":"","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[2366],"tags":[],"class_list":["post-37340","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kkn-t-sdgs-2025"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37340"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37340\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37341,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37340\/revisions\/37341"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sdgscenter.undip.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}