SEMARANG – Dalam upaya mendukung terwujudnya lingkungan kampus yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro Kelompok 3 telah mengimplementasikan program bertajuk “Optimalisasi Kantin Sehat dan Layak” di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro. Program ini difokuskan pada peningkatan mutu layanan kantin dengan menitikberatkan pada aspek kesehatan, kebersihan, kehalalan, serta transparansi informasi bagi seluruh pengguna layanan kantin.
Kelompok 3 KKN-T 109 yang terdiri dari lima mahasiswa lintas jurusan—Priya Musyaffa Tammam (Statistika), Yoana Paramitha Herwidiati (Ilmu Gizi), Frida Nur Laili (Ilmu Gizi), Afifah Isvi Zarochtunnisa (Oseanografi), dan Ida Maulidya (Akuntansi)—merancang berbagai program kerja dalam memaksimlkan sarana & pra-sarana kantin FIB Undip. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan dan layanan konseling bagi para penjual kantin, guna memastikan kebugaran mereka dalam menjaga kualitas kantin FIB dalam hal penjual kantin.

Dokumentasi pelaksanaan cek kesehatan serta konseling kesehatan kepada salah satu pengurus kantin FIB.
Program unggulan lainnya adalah pendampingan dalam proses self-declare sertifikasi halal, yang mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendataan bahan baku dan menu, penginputan data pada sistem SiHalal, hingga asistensi dalam proses verifikasi lapangan. Inisiatif ini bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya jaminan halal sebagai bagian dari tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumennya.

Dokumentasi pengurus kantin foto bersama penyelia halal dalam keperluan Sertifikasi oleh SiHalal.
Dalam hal fasilitas dan kenyamanan, kelompok KKN turut mengadakan kerja bakti bersama seluruh tenant, serta mendistribusikan sarana pendukung seperti kipas angin, tirai, dan perlengkapan kebersihan untuk setiap kios. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan standar kebersihan dan menciptakan suasana kantin yang lebih nyaman.
Sebagai bagian dari transformasi digital dan edukasi nutrisi, mahasiswa juga mengembangkan e-catalog menu kantin yang menyajikan informasi nilai gizi. Katalog ini dapat diakses secara daring, memudahkan konsumen dalam memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi seimbang.

Dokumentasi penempelan QR-Code dalam berisikan e-catalog serta informasi nilai gizi
Tak hanya itu, penguatan budaya konsumsi sehat juga diwujudkan melalui penerapan konsep self service, kampanye kebersihan, serta penataan ulang area makan agar lebih tertib dan efisien. Dukungan visual berupa banner, stiker edukatif, dan media informasi nilai gizi turut dipasang untuk memperkuat pesan-pesan positif tersebut.

Dokumentasi penempelan poster ajakan cuci tangan di setiap wastafel kantin FIB Undip
Untuk memperkuat keberlanjutan program, tim KKN menyerahkan paket perlengkapan kebersihan kepada para penjual kantin, berisi apron, hand sanitizer, sabun cuci piring, spons, serta stiker edukasi. Diharapkan, paket ini menjadi bentuk dukungan praktis agar pelaku usaha tetap menjaga kualitas layanan mereka secara konsisten.

Dokumentasi pemberian alat kebersihan kepada pengurus kantin FIB Undip
Melalui pendekatan edukatif, digital, dan kolaboratif lintas disiplin, program KKN Tematik di FIB UNDIP ini diharapkan dapat menjadi contoh revitalisasi kantin kampus yang sehat, ramah lingkungan, dan informatif. Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong perubahan yang berdampak luas bagi kehidupan kampus yang lebih baik.